Ulang Tahun

Gambar

Siang ini saya terkejut saat membuka email. Ada kiriman dari manajemen di kantor pusat yang menyampaikan selamat ulang tahun disertai beberapa kalimat harapan akan kebaikan di masa depan. Di bawahnya terdapat catatan, karena ulang tahunnya pas hari libur, maka ucapannya dikirimkan hari ini.

Saya terharu juga. Setelah 20 tahun bekerja, baru hari ini saya mendapat ucapan selamat ulang tahun dari manajemen di kantor pusat. Saya hanya bisa berterima kasih untuk itu. Dan sebetulnya memang baru besok saya berulang tahun.

Tanggal 1 Juni 1974, 39 tahun yang lalu saya dilahirkan di kota Yogyakarta atau Jogja. Orang tua saya sebetulnya tinggal di sebuah kota kecil bernama Wates, sekitar 30 kilo meter sebelah barat kota Yogyakarata. Karena ingin anak pertamanya lahir sempurna, sejak kontrol kehamilan sampai melahirkan semuanya dilakukan di kota Jogja.

Saya mengalami masa kecil yang menyenangkan di Wates. Rumah orang tua saya bersebelahan dengan rumah kakek-nenek dari bapak. Sementara kakek-nenek dari ibu rumahnya hanya berjarak 1 kilo meter dari sana. Kakek-nenek dari bapak adalah petani yang berhasil. Anaknya tiga orang semuanya laki-laki. Bapak saya adalah anak kedua. Pakdhe dan bapak saya dikuliahkan oleh kakek, sementara paman menyelesaikan kuliahnya sambil bekerja.

Kakek dari ibu adalah seorang pegawai negeri. Jaman itu disebut priyayi. Oleh karena itu status sosial ibu saya lebih tinggi daripada bapak, walaupun untuk masalah kemakmuran tentunya kalah dibandingkan dengan keluarga bapak.

Saya tinggal di Wates sampai kelas 5 SD. Ibu, adik, dan saya menyusul bapak pindah ke Bandung pada tahun 1985. Sudah sejak tahun 1979 bapak berkarya di Bandung. Tahun 1982 bapak membeli rumah di daerah Cihanjuang, yang sekarang menjadi bagian dari Kabupaten Bandung Barat. Bila saat di Wates saya mendapat kemanjaan yang luar biasa dari kakek dan nenek, maka sekarang kehidupan saya berubah drastis. Saya harus mulai mandiri karena bapak dan ibu bekerja. Tetapi lama-lama jadi terbiasa juga. Saya tinggal di Bandung sampai tahun 1992.

Pada tahun 1992 saya mulai merantau ke Jakarta karena mendapat pekerjaan di sana. Selama 12 tahun saya indekost di sebuah rumah sederhana di daerah Kemayoran. Saya memilih tempat itu karena biaya kost-nya murah. Jadi saya bisa menabung untuk masa depan saya. Tahun 2003 barulah saya bisa membeli rumah di daerah Bekasi dan mulai saya tempati bersama keluarga pada tahun 2004. Saat baru menikah di tahun 2002 sampai punya seorang anak, istri dan anak, saya titipkan di rumah ibu dan bapak.

Itulah cerita singkat perjalanan hidup saya selama nyaris 39 tahun dan sekarang sudah memiliki 3 orang anak. Beberapa tahun terakhir ini, saat ulang tahun saya sering merenung. Apa yang sudah saya lakukan selama sekian puluh tahun kehidupan ini. Saya hanya berharap hidup saya berguna bagi keluarga dan sesama. Banyak orang menilai keberhasilan hidup dari materi, tetapi bagi saya materi bukanlah segalanya. Walaupun uang itu penting tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan cinta. Dicintai keluarga dan sesama adalah hadiah ulang tahun terindah yang selalu menanti saya di setiap ulang tahun…

Terima kasih untuk umur yang ke 39 ini…

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s