Timor Timur

Gambar

Timor Timur atau sekarang menjadi Timor Leste adalah sebuah daerah yang menempati sekitar setengah wilayah dari pulau Timor. Saat masih menjadi salah satu propinsi di Indonesia, namanya Timor Timur. Setelah merdeka pada tahun 1999 namanya berubah menjadi Republik Demokratik Timor Leste. Bapak saya pernah bertugas di sana sebagai kepala sekolah selama sekitar 5 tahun. Mulai tahun 1994 sampai dengan menjelang jajak pendapat yang membuat Timor Timur merdeka pada tahun 1999. Saya sempat mengunjungi beliau sebanyak 3 kali, pada tahun 1995, 1996, dan 1998.

Pada kunjungan saya yang pertama kali, saat itu juga merupakaan saat pertama kalinya saya naik pesawat terbang. Dengan menggunakan free ticket dari perusahaan, saya berangkat dari Jakarta pada pukul 06.00 pagi. Setelah transit di Denpasar selama sekitar 40 menit, perjalanan dilanjutkan kembali ke Dili, ibukota Timor Timur, selama sekitar 90 menit. Kesan pertama yang saya lihat saat hendak mendarat adalah ketandusan tanah Timor. Sesaat sebelum mendarat, pesawat melewati sebuah sungai lebar yang kering. Ternyata panjang landasannya hanya 1800 meter, jadi pesawat menggunakan rem maksimum yang membuat goncangan sangat terasa. bandara Komoro di Dili adalah bandara yang kecil tetapi memiliki fasilitas imigrasi karena kadang-kadang ada penerbangan ke Australia. Di pintu kedatangan bandara banyak orang menonton pesawat terbang sehingga cukup menyulitkan penumpang yang hendak keluar. Saat sudah keluar dari pintu bandara pandangan mata akan langsung tertuju pada satu-satunya ATM di Timor Timur, yaitu ATM bank Danamon. ATM ini membuat bank Danamon meng-klaim sebagai satu-satunya bank yang memiliki ATM di 27 propinsi. Kenyataannya ATM ini lebih sering kosong daripada berisi uang.

Bapak saya tinggal di rumah dinas di dalam komplek sekolah menengah kejuruan. Jadi semua sekolah menengah kejuruan dijadikan satu kompleks di daerah Becora, Dili timur. Perjalanan dari bandara Komoro ke tempat bapak saya tinggal dan bertugas hanya sekitar 40 menit. Setengah jalan yang dilewati dari bandara menuju kota Dili adalah jalan yang paling besar dan bagus, namanya jalan Ibu Tien Soeharto.

Suasana kota Dili cukup nyaman walaupun terasa panas. Kotanya kecil dan dapat selesai dikelilingi dalam waktu 2 jam. Pantainya indah berpasir putih. Suasana sepi mulai terasa ketika malam hari tiba. Sekitar pukul 8 malam suasana jalanan sudah sepi dan jarang terlihat kendaraan yang lewat. Biasanya bapak bersama teman-temannya menghabiskan malam dengan menonton televisi atau bermain kartu. Teman-teman bapak yang  bujangan atau yang tidak membawa keluarganya berkumpul di rumah dinas bapak hampir setiap malam.

Tidak banyak yang bisa dilihat di kota Dili saat itu. Selain pantai yang indah namun sepi, kita juga bisa mengunjungi patung Kristus Raja dekat pantai. Angkutan umum yang beroperasi umumnya menyetel musik dengan suara keras. Jadi sebelum mobilnya terlihat, suara musiknya sudah terdengar. Harga makanan lebih mahal dibandingkan dengan harga di pulau Jawa. Oleh karena itu pegawai negeri di sana mendapat tunjangan khusus. Kebanyakan pegawai negeri yang bertugas adalah mereka yang baru memulai karir. Setelah beberapa tahun, mereka akan mengajukan kepindahan ke pulau Jawa.

Setelah merdeka, saya belum pernah lagi mengunjungi Timor Timur. Saya tidak tahu lagi keadaan di sana yang menurut bapak kacau balau menjelang jajak pendapat. Mudah-mudahan pilihan untuk merdeka bukanlah pilihan yang salah karena taruhannya sangat besar, yaitu jiwa-jiwa yang mendiami negara Timor Leste ini.

Advertisements

2 Comments

Filed under Uncategorized

2 responses to “Timor Timur

  1. Saya Aries. Sedang membuat riset tentang orang-orang
    Indonesia di Timor Leste tahun 1999. Bisakah saya minta alamat email?

    Salam dan terima kasih,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s